Addendum to PMA Number 30 of 2020 to Protect Children from Exploitation and Absolute Compliance

Authors

  • Willa Widdharari Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia

DOI:

https://doi.org/10.61860/jigp.v5i1.415

Keywords:

Regulation of the Minister of Religious Affairs Number 30 of 2020, Absolute Compliance, Institutional Child Protection, Islamic Boarding School Operational Permits, Islamic Boarding School Data Management Information System

Abstract

This policy paper explains that the rampant cases of child abuse in boarding religious educational institutions reflect an iceberg phenomenon triggered by the structural pathology of feudalistic patron-client, where this condition is exacerbated by the policy gap in the Regulation of the Minister of Religious Affairs (PMA) Number 30 of 2020 which is still oriented towards administrative-formal input and the passive application of SIMBA PONTREN. This policy study aims to formulate structural-bureaucratic interventions through engineering licensing regulations to break the chain of silence while simultaneously aligning sectoral governance with the Social Transformation targets in the 2025–2029 RPJMN. Using a qualitative-transformative policy analysis methodology based on William N. Dunn's problem-structuring framework, this study executes a regulatory desk review method and triangulation of cross-sectoral secondary data from the Indonesian Child Protection Commission (KPAI) and the Ministry of Women's Empowerment and Child Protection (KemenPPPA). The analysis reveals a substantive legal lacuna and isolates the revised licensing regulation scenario as the most optimal, efficient, and technically feasible option compared to the status quo scenario or the establishment of a new external supervisory board. In conclusion, ending institutional impunity cannot be resolved through moral appeals, but rather requires the transformation of operational permits into a strong structural leverage instrument. Therefore, this policy paper recommends a targeted addendum to PMA Number 30 of 2020 by integrating the Institutional Child Safeguarding Policy obligation into the digital validation feature of the SIMBA PONTREN application through an automatic freezing sanction mechanism for Islamic Boarding School Statistics Numbers (NSP).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adhim, Muhammad Yasri Fauzil. 2021. “Upaya Meminimalisasi Kekerasan di Sekolah dengan Penerapan Sekolah Ramah Hak Asasi Manusia.” De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 1(12):463–70. doi:10.56393/decive.v1i12.566.

Aini, Adillah Qurrota. 2022. “Relasi Kuasa dan Komunikasi Bungkam di Kalangan Santri Pondok Pesantren Nurut Tauhid.” Risalatuna: Journal of Pesantren Studies 2(2):181–200. doi:10.54471/rjps.v2i2.1895.

Alfi, Imam, dan Umi Halwati. 2019. “Faktor-faktor Blaming the Victim (Menyalahkan Korban) di Wilayah Praktik Kerja Sosial.” Islamic Management and Empowerment Journal 1(2):217–28. doi:10.18326/imej.v1i2.217-228.

Ali, Muchamad Sifan, dan Akhmad Nurul Kawakip. 2025. “Analisis Kebijakan Pendidikan Agama Islam di Pesantren Modern.” JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 8(2):2329–35. doi:10.54371/jiip.v8i2.7145.

Alia, Siti, Nina Resma O, Ridwan Nurali, Sugiwa Adi R, dan Hamara Hamara. 2020. “Budaya Lembaga Pendidikan sebagai Pilar Utama Melawan Degradasi Moral.” Khazanah Pendidikan Islam 2(2):84–89. doi:10.15575/kp.v2i2.9283.

Andayani, Triastuti, Ruben Achmad, dan Suci Flambonita. 2022. “PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK KORBAN EKSPLOITASI SEKSUAL.” Lex LATA 3(1). doi:10.28946/lexl.v3i1.868.

Ardiansyah, Mochammad Zaka. 2018. “Higher-Order Thinking Skills: Strategi Kontra Radikalisme Santri Pesantren.” Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains 3(2):121–32. doi:10.21154/ibriez.v3i2.51.

Arifin, Ahmad Syamsul. 2023. “HUMAN CAPITAL INVESTMENT: MENINGKATKAN DAYA SAING GLOBAL MELALUI INVESTASI PENDIDIKAN.” JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT 11(2):174–79. doi:10.37081/ed.v11i2.4672.

Arya Sulistiawan dan Ade Adhari. 2024. “Kebijakan Pemberatan Sanksi Pidana bagi Pimpinan Pengurus Pondok Pesantren Sebagai Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Seksual pada Anak.” Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik 5(2):1298–1306. doi:10.38035/jihhp.v5i2.3481.

Candra, Fadhlin Ade, dan Fadhillatu Jahra Sinaga. 2023. “Peran Penegak Hukum dalam Penegakan Hukum di Indonesia.” EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 1(1):41–50. doi:10.56832/edu.v1i1.15.

Diaz Zikrul Azizi, Dzikri Ihsan Nudin, dan Endang Wahyu Lestari. 2025. “Problematika Pendidikan Ramah Anak dalam Menghadapi Ancaman Kekerasan Seksual dan Bullying di Indonesia.” At-Tafakkur: Journal of Islamic Studies 1(1):1–12. doi:10.63199/attafakkur.v1i1.1.

Dinda Setyani, dan Siti Masyithoh. 2024. “Kepatuhan Beragama dan Interaksi Sosial Dalam Masyarakat Islam.” Jurnal IHSAN Jurnal Pendidikan Islam 2(2):60–69. doi:10.61104/ihsan.v2i2.159.

Diniyanto, Ayon, dan Iqbal Kamalludin Kamalludin. 2021. “Menyelamatkan Korban dari Jerat UU ITE: Studi Kasus Baiq Nuril Maknun dan Relevansinya Bagi Penguatan Peran Pemerintah Melindungi Pelapor Tindak Asusila.” Supremasi Hukum: Jurnal Kajian Ilmu Hukum 10(1):01–18. doi:10.14421/sh.v10i1.2341.

Elliza, Sheptia. 2022. “Perlindungan Hukum Anak dan Perempuan dari Pelecehan Seksual.” Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum 2(3). doi:10.56393/nomos.v1i5.600.

Falah, Muhammad Noor, Jamali Jamali, dan Iwan Iwan. 2024. “Interkoneksi Agama, Budaya, dan Peradaban dalam Pendidikan Islam: Perspektif Filosofis untuk Menghadapi Tantangan Global.” Indonesian Journal of Action Research 3(1):33–41. doi:10.14421/ijar.2024.31-04.

Farrah Rahma Azarine dan Ahmad Heru Romadhon. 2025. “Pertanggungjawaban Hukum dan Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Kekerasan Seksual.” Journal of International Multidisciplinary Research 3(1):97–106. doi:10.62504/jimr1170.

Fatma, Mawarni. 2018. “PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEREMPUAN KORBAN TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA.” Biram Samtani Sains 2(1):1–17. doi:10.55542/jbss.v2i1.27.

Ferdiansyah, Hengki, Muhamad Masrur Irsyadi, Nurun Nisa’, Zainuddin Lubis, dan Abi S. Nugroho. 2023. “Melacak Jejak Konflik Keagamaan: Membangun Peta Keragaman Agama di Indonesia (2019-2022).” Tashwirul Afkar 42(1):105–34. doi:10.51716/ta.v42i1.172.

Haekal Amalin Firdany Putra, Jeremy Arnold Christian Bangun, Firwanda Sandi Pradipta, dan Elsi Kartika Sari. 2025. “Membangun Budaya Hukum Yang Kuat Untuk Mendukung Supremasi Hukum.” Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 3(2):983–90. doi:10.61104/alz.v3i2.1256.

Herdiana, Dian. 2023a. “Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan dalam Perspektif Kebijakan Publik.” Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak 5(1):102. doi:10.24235/equalita.v5i1.13556.

Herdiana, Dian. 2023b. “Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan dalam Perspektif Kebijakan Publik.” Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak 5(1):102. doi:10.24235/equalita.v5i1.13556.

Hesfi, Fergie Fernando, dan Lisda Sofia. 2022. “Maskulinitas Beracun dan Kecenderungan Melakukan Perundungan Pada Santri Senior Laki-Laki di Pesantren X.” Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi 10(3):519. doi:10.30872/psikoborneo.v10i3.8466.

Hidarya, Ia. 2022. “Implementasi Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2012 bagi pengawas Pendidikan Agama Islam.” Sharia: Jurnal Kajian Islam 1(1):13–26. doi:10.59757/sharia.v1i1.2.

Ihsanul Maarif. 2024. “Optimalisasi Penerapan Sanksi Administratif Melalui Pendekatan Partisipatif dan Kolaboratif.” Jurnal Mahalisan 1(1):59–69. doi:10.70837/qnhv1t11.

Ismail, Muhammad dan Saifudin Asrori. 2023. “Dinamika Kebijakan Penyetaraan Sistem Pendidikan Pesantren Dalam Konteks Pendidikan Nasional.” Jurnal Inovasi dan Kreativitas (JIKa) 3(2):27–38. doi:10.30656/jika.v3i2.8116.

Ismail Siregar, M. Taufik, Sholihah, dan Mochamad Rizqy Romadhon. 2025. “Kebijakan Pemerintah Terhadap Pesantren: Studi Kritis terhadap UU No. 18 Tahun 2019.” Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora 3(3):1016–25. doi:10.61104/jq.v3i3.1816.

Jamaludin, Ahmad. 2025. “Institutional Approach: Legal Protection Efforts against Sexual Violence in Islamic Boarding School Educational Institutions.” Khazanah Hukum 7(1):1–16. doi:10.15575/kh.v7i1.34254.

Juliansyahzen, Muhammad Iqbal. 2018. “GOOD GOVERNANCE PERSPEKTIF MAQAASID ASY-SYAARI’AH KONTEMPORER.” Akademika : Jurnal Pemikiran Islam 23(1):57–86. doi:10.32332/akademika.v23i1.1195.

Junaidi, Kholid, Munzir Hitami, dan Zaitun Zaitun. 2024. “Dampak Transformasi Digital terhadap Metode Pengajaran di Pondok Pesantren Kabupaten Kampar: Peluang dan Tantangan.” Instructional Development Journal 7(1):173. doi:10.24014/idj.v7i1.31426.

Junaidi, Muhammad. 2022. “Penyelenggaraan Pesantren Dalam Rangka Memberdayakan Masyarakat.” JURNAL USM LAW REVIEW 5(2):455–65. doi:10.26623/julr.v5i2.5487.

Lailiyah, Kusroh, Sitta Saraya, dan Suparno Suparno. 2025. “Tindak Kekerasan Pada Anak di Pondok Pesantren : Faktor Penyebab Serta Upaya Pencegahannya.” JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN 23(1):10–17. doi:10.54911/litbang.v23i1.876.

Lubis, Muhammad Dhobit Azhary, Sarah Furqoni, dan Tia Ayu Anggraini. 2023. “PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM ATAS TINDAK KEKERASAN FISIK DAN PSIKIS DI PENDIDIKAN ISLAM.” Jurnal Ilmiah Muqoddimah : Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora 7(2):486. doi:10.31604/jim.v7i2.2023.486-492.

Maimunah, Maimunah, dan Kemas Imron Rosadi. 2021. “FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SISTEM MANAJEMEN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DALAM KEBIJAKAN POLITIK PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA.” JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL 2(1):249–65. doi:10.38035/jmpis.v2i1.446.

Mentari, Rahma. 2024. “Mewujudkan Keadilan: Perlindungan Hukum bagi Perempuan Korban KDRT dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia.” SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies 4(1):32–45. doi:10.30984/spectrum.v4i1.1019.

Mohammad Fattahun Ni’am. 2023. “Menakar Kembali Otoritas Ulama: Antara Kesalehan dan Komodifikasi Agama.” Jurnal Kajian Islam Interdisipliner 8(2):135–60. doi:10.14421/jkii.v8i2.1349.

Muhammad, Muhammad, Sucipto Sucipto, Muhammad Najibulloh Muzaki, dan Sidhiq Andriyanto. 2024. “Implementasi Sistem Informasi Berbasis Web untuk Pengelolaan Kedisiplinan Santri di Pondok Pesantren.” JSITIK: Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Komputer 3(1):39–52. doi:10.53624/jsitik.v3i1.529.

Natsir, Ahmad, dan Khabibur Rohman. 2024. “Kekerasan di Pondok Pesantren: Aktor, Motif, dan Sebaran Geografis.” Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan 24(01):1–18. doi:10.21274/dinamika.2024.24.01.1-18.

Niswah, Choirun, Muhammad Sholihin, M. Yazid Zasvenda, Erwindo Amirullah, dan Ahmmad Dani. 2025. “Analisis Peran Lembaga Pendidikan Pesantren Dalam Membagun Karakter dan Ilmu Pengetahuan.” Jurnal Ilmiah Multidisipin 3(6):308–16. doi:10.60126/jim.v3i6.984.

Nuris Yuhbaba, Zidni. 2019. “Eksplorasi Perilaku Bullying Di Pesantren.” Jurnal Kesehatan dr. Soebandi 7(1):63–71. doi:10.36858/jkds.v7i1.143.

Prastini, Endang. 2024. “Kekerasan Terhadap Anak dan Upaya Perlindungan Anak di Indonesia.” Jurnal Citizenship Virtues 4(2):760–70. doi:10.37640/jcv.v4i2.2043.

Putri, Rina Oktafia. 2018. “Praktek Kekerasan Simbolik (Relasi Guru dan Peserta Didik dalam Pendidikan Islam).” Millah: Journal of Religious Studies 319–36. doi:10.20885/millah.vol17.iss2.art7.

Rahadatul Aisyi Rafillah. 2025. “WACANA KUASA ALA FOUCAULT ATAS PERAN NEGARA DAN INSTITUSI DALAM MELANGGENGKAN KETIMPANGAN KUASA PADA ANAK PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN SEKSUAL DI PONTANG, SERANG.” JURNAL ILMIAH NUSANTARA 2(5):01–22. doi:10.61722/jinu.v2i5.5177.

Rauf, Sofyan, Hasjad Hasjad, dan Sabri Guntur. 2022. “EFEKTIFITAS PERAN LEMBAGA PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN (LPSK) DALAM MELINDUNGI SAKSI TINDAK PIDANA GRATIFIKASI.” SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan 1(3):203–18. doi:10.54443/sibatik.v1i3.26.

Resta Tultuffia Sari, Cipta Madani, Aulya Rizky Afradini, Qorrotul Uyun, dan Gabriel Angel Chanigia. 2025a. “Otoritas dan Feodalisme dalam Tradisi Pesantren Indonesia: Sebuah Kajian Interdisipliner tentang Kekuasaan, Pengetahuan, dan Modal Keagamaan.” Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 3(4):207–18. doi:10.58540/isihumor.v3i4.1064.

Resta Tultuffia Sari, Cipta Madani, Aulya Rizky Afradini, Qorrotul Uyun, dan Gabriel Angel Chanigia. 2025b. “Otoritas dan Feodalisme dalam Tradisi Pesantren Indonesia: Sebuah Kajian Interdisipliner tentang Kekuasaan, Pengetahuan, dan Modal Keagamaan.” Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 3(4):207–18. doi:10.58540/isihumor.v3i4.1064.

Rosidah, Zakiyatur. 2024. “Endowment Funds as a Catalyst for Social Change: Analysis of Policies to Improve the Quality of Higher Education and Their Impact on the Social Structure of Society: Dana Abadi sebagai Katalis Perubahan Sosial: Analisis terhadap Kebijakan Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi dan Dampaknya pada Struktur Sosial Masyarakat.” SERUNAI 4(2):111–27. doi:10.63019/serunai.v4i2.77.

Salmi Wati, Eliwatis, dan Muaddyl Akhyar. 2025. “KESEHATAN MENTAL SEBAGAI FONDASI PENGUATAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA DISRUPSI.” Irfani 21(1):1–15. doi:10.30603/ir.v21i1.6134.

Saraswati, Rr. Sri, Wahdan Arum Inawati, dan Fajra Octrina. 2023. “TATA KELOLA PESANTREN: PENERAPAN STRUKTUR ORGANISASI ENTITAS BERORIENTASI NON LABA DI PONDOK PESANTREN KABUPATEN BANDUNG.” JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) 7(1):858. doi:10.31764/jmm.v7i1.12653.

Setiawan, Eko. 2013a. “EKSISTENSI BUDAYA PATRON KLIEN DALAM PESANTREN: Studi Hubungan Antara Kyai dan Santri.” ULUL ALBAB Jurnal Studi Islam. doi:10.18860/ua.v0i0.2372.

Setiawan, Eko. 2013b. “EKSISTENSI BUDAYA PATRON KLIEN DALAM PESANTREN: Studi Hubungan Antara Kyai dan Santri.” ULUL ALBAB Jurnal Studi Islam. doi:10.18860/ua.v0i0.2372.

Setiyadi, Desi, Eko Handoyo, dan Edi Waluyo. 2025. “Sekolah Ramah Anak dan Transformasi Budaya Sekolah: Perspektif Hak Anak dalam Pendidikan Dasar.” Action Research Journal Indonesia (ARJI) 7(2). doi:10.61227/arji.v7i2.359.

Setyobudi, Teguh, Roibin Roibin, Jumain Azizi, dan Lalu Muhammad Tamimi. 2025. “TELAAH SOSIO-ANTROPOLOGIS PROSES POSITIVISASI HUKUM ISLAM DAN HUKUM ADAT KEDALAM HUKUM NASIONAL.” JURNAL DARUSSALAM: Pemikiran Hukum Tata Negara dan Perbandingan Mazhab 5(1):70–92. doi:10.59259/jd.v5i1.221.

Shodiq, Muhammad. 2023. “Pondok Pesantren Sebagai Sistem Sosial dalam Perspektif Talcott Parsons.” Dirasat: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam 9(1):43–52. doi:10.26594/dirasat.v9i1.3233.

Shofi, Ibnu, dan Talkah Talkah. 2021. “ANALISIS TEORI OTORITAS MAX WEBBER DALAM KEPEMIMPINAN MULTIKULTURAL KIAI SHOLEH BAHRUDDIN NGALAH (Studi Kepemimpinan Multikultural di Pondok Pesantren Ngalah Pasuruan).” Jurnal Kependidikan Islam 11(1):134–56. doi:10.15642/jkpi.2021.11.1.134-156.

Simatupang, Edwind Satri, Robertus Wijanarko, Sahrido Theobaldus Aritonang, dan Josep Arianto. 2022. “EKSISTENSI PELAKU KASUS KEKERASAN SESKUAL DI SATUAN PENDIDIKAN BERBASIS BOARDING SCHOOL PERSPEKTIF SOREN AABYE KIERKEGAARD.” JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan 8(2):330. doi:10.24235/jy.v8i2.11696.

Sitorus, Deskia Renata, Rahmayanti, Andika Kelvin Franata Pakpahan, Luna Kendis Amartila, dan Reinhard Mark Luhut Silaen. 2025. “Implementasi Hukum Perlindungan Anak dan Perempuan Dalam Penanganan Kasus Kekerasan Seksual di Indonesia.” Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 5(1):13. doi:10.53697/iso.v5i1.2489.

Suriani, Nidia, Su’aidi, dan Minnah El Widdah. 2024. “Rekomendasi Kebijakan Pendidikan Islam.” Jurnal IHSAN Jurnal Pendidikan Islam 2(1):33–41. doi:10.61104/ihsan.v2i1.93.

Susanto, Susanto. 2017a. “Paradigma Pelindungan Anak Berbasis Sistem.” Aspirasi: Jurnal Masalah-masalah Sosial 8(1):105–12. doi:10.46807/aspirasi.v8i1.1259.

Susanto, Susanto. 2017b. “Paradigma Pelindungan Anak Berbasis Sistem.” Aspirasi: Jurnal Masalah-masalah Sosial 8(1):105–12. doi:10.46807/aspirasi.v8i1.1259.

Utama, Ardhiafara Sidikka, dan Tri Kurniati Ambarini. 2023. “Cognitive Behaviour Therapy untuk Mengatasi Gejala Post Traumatic Stress Disorder.” Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) 9(2):245. doi:10.22146/gamajpp.76983.

Wahyuni, Putri Sri, dan Bisma Putra Pratama. 2025. “Perlindungan Hukum oleh Penyidik Terhadap Anak Sebagai Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual.” Jurnal Sakato Ekasakti Law Review 4(1):12–20. doi:10.31933/7x5d5f70.

Wahyuni, Sri Intan, Mega Cahya Dwi Lestari Dwi Lestari, Diana Sartika Sartika, dan Sulasmi Sulasmi. 2023. “Kepemimpinan Perempuan dalam Pengembangan Lembaga Pendidikan di Pondok Pesantren.” SURAU : Journal of Islamic Education 1(2):161. doi:10.30983/surau.v1i2.7070.

Winarno, Endri Puji, Islah Islah, Giyoto Giyoto, Toto Suharto, dan Fauzi Muharom. 2025a. “Investigasi Pendidikan Islam terhadap Kuasa Otoritas Kekerasan Seksual di Pesantren.” Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan 19(2):958. doi:10.35931/aq.v19i2.4795.

Winarno, Endri Puji, Islah Islah, Giyoto Giyoto, Toto Suharto, dan Fauzi Muharom. 2025b. “Investigasi Pendidikan Islam terhadap Kuasa Otoritas Kekerasan Seksual di Pesantren.” Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan 19(2):958. doi:10.35931/aq.v19i2.4795.

Winarno, Endri Puji, Islah Islah, Giyoto Giyoto, Toto Suharto, dan Fauzi Muharom. 2025c. “Investigasi Pendidikan Islam terhadap Kuasa Otoritas Kekerasan Seksual di Pesantren.” Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan 19(2):958. doi:10.35931/aq.v19i2.4795.

Yufi, Moch. 2024. “Relasi Kuasa Pengetahuan Tentang Kekerasan Seksual Di Media Sosial.” SOSIORELIGIUS: JURNAL ILMIAH SOSIOLOGI AGAMA 8(2):72–86. doi:10.24252/sosioreligius.v8i2.39106.

Zulkifli, Zulkifli. 2013. “THE ULAMA IN INDONESIA: Between Religious Authority and Symbolic Power.” MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman 37(1). doi:10.30821/miqot.v37i1.79.

Zulkiflih, Mohammad, dan Hafid Effendy. 2025. “Regulasi dan Perundang-Undangan Pendidikan Agama Islam di Sekolah.” CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies 7(2):440–56. doi:10.37567/cbjis.v7i2.4659.

Published

08/15/2026

How to Cite

Widdharari, W. (2026). Addendum to PMA Number 30 of 2020 to Protect Children from Exploitation and Absolute Compliance. JURNAL ILMIAH GEMA PERENCANA, 5(1), 573–600. https://doi.org/10.61860/jigp.v5i1.415