Strategies for Addressing the Functional Competency Gap of Mentors in Post-Business Incubation Assistance for Pesantren

Authors

  • Kiki Yulia Hanafiyanti Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.61860/jigp.v5i1.412

Keywords:

Islamic Boarding School Business Incubation, Institutional Capacity, Functional Competence, Post-Assistance Assistance, Cross-Sectoral Partnerships

Abstract

This policy paper outlines that the Islamic Boarding School Business Incubation Assistance Program launched by the Ministry of Religious Affairs faces a significant challenge in the form of weak economic independence of post-aid Islamic boarding schools, particularly in Bengkulu Province, due to the disruption of monitoring and follow-up assistance functions. This policy study aims to analyze the factors causing the failure of the post-aid assistance function and formulate alternative policy solutions for decision-makers at the Ministry of Religious Affairs. Using a qualitative descriptive-evaluative approach based on William N. Dunn's framework and documentation study techniques, this study screens issues through the Urgency, Seriousness, and Growth (USG) method and weights alternative drafts using Dunn's evaluation criteria. The results of the discussion indicate that this program is trapped in structural inertia and a risk-averse bureaucratic culture, where formal-administrative accountability dominates over the substantial performance of the real Islamic boarding school business. This study concludes that the central Ministry of Religious Affairs has failed to carry out its sustainable mentoring function due to limited institutional capacity and a deficit in economic literacy among its mentoring staff. As a primary recommendation, the Minister of Religious Affairs is advised to issue a Ministerial Instruction (IMA) requiring all Heads of Provincial Ministry of Religious Affairs Offices to sign a Memorandum of Understanding (MoU) or Cooperation Agreement (PKS) for a strategic cross-sectoral partnership with the Ministry of Cooperatives and SMEs and the Higher Education Business Incubator Center.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agus, R., Hidayah, R. E., & Nugroho, A. Y. (2025). Pengembangan platform web untuk monitoring dan evaluasi data bantuan sosial berbasis teknologi informasi. Jurnal Sains Sistem Informasi, 3(2), 59.

Alkhan, M. H. L., Valeriani, D., Akbar, M. F., Wulandari, A., Rahmani, Z., S, M. A., & Fauzi, A. (2026). Peningkatan kewirausahaan dan optimalisasi unit usaha pesantren untuk kemandirian ekonomi: Strategi dalam menghadapi tantangan global. Jurnal Abdi Insani, 13(1), 130–141.

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543-571.

Ayuni, Ni Made Kusuma, dan Ni Made Adi Erawati. 2018. “Pengaruh Asimetri Informasi Pada Senjangan Anggaran dengan Kejelasan Sasaran Anggaran dan Komitmen Organisasi Sebagai Pemoderasi.” E-Jurnal Akuntansi 492. doi:10.24843/EJA.2018.v22.i01.p19.

Bozeman, B., & Kingsley, G. (1998). Risk culture in public and private organizations. Public Administration Review, 58(2), 109.

Clinton, J. (2010). Book review: Practical program evaluation: Assessing and improving planning, implementation, and effectiveness. Evaluation Journal of Australasia, 10(2), 54–55.

Creary, Stephanie J., dan Judith R. Gordon. 2016. “Role Conflict, Role Overload, and Role Strain.” Hlm. 1–6 dalam Encyclopedia of Family Studies, disunting oleh C. L. Shehan. Wiley.

Darmansyah, A., Gunawan, W., Mukti, U. W., & Inaba, S. (2004). Strategi kerja sama antar pusat dan daerah dalam pemberdayaan masyarakat kawasan timur indonesia (KTI).

Dharmayanti, Indrani, Renny Kurniawati, Eko Pratomo, dan Intan Maria. 2021. “Strategi Pengembangan Program Wirausaha Baru Di Pondok Pesantren Menggunakan Analytical Network Process.” MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah 16(1):9–16. doi:10.29244/mikm.16.1.9-16.

DiMaggio, P. J., & Powell, W. W. (1983). The iron cage revisited: Institutional isomorphism and collective rationality in organizational fields. American Sociological Review, 48(2), 147.

Dinata, R. O., Said, H. S., & Lestari, T. U. (2023). Workshop sistem informasi akuntansi pesantren di pondok pesantren modern as suruur kabupaten bandung. Prosiding COSECANT: Community Service and Engagement Seminar, 2(2).

Dunn, W. N. (2018). Public policy analysis: An integrated approach (6th ed.). Routledge.

Dwiyanto, A. (2021). Manajemen pelayanan publik: Peduli, inklusif, dan kolaboratif. Gadjah Mada University Press.

Firmadi, S., & Nugraha, B. (2025). Policy coherence dalam implementasi e-government di Indonesia: Sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah. TheJournalish: Social and Government, 6(4), 444–450.

Hannan, M. T., & Freeman, J. (1984). Structural inertia and organizational change. American Sociological Review, 49(2), 149.

Harahap, I. A., Halimah, S., Dabutar, R. R., & Rifai, A. (2025). Analisis dan desain pengembangan perencanaan pembelajaran PAI berbasis outcome. Joong-Ki: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 388–417.

Jatmika Sari, M. A., & Ardian Fitriani, N. (2025). Participatory social innovation untuk keberlanjutan community development: Studi kasus strategi exit program Sido Muncul. E-Proceeding Conference: Indonesia Social Responsibility Award, 3(1).

Kahn, R. L., Wolfe, D. M., Quinn, R. P., Snoek, J. D., & Rosenthal, R. A. (1964). Organizational stress: Studies in role conflict and ambiguity. John Wiley.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (2020). Peraturan Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2020 tentang Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara. Jakarta.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (2022). Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negara. Jakarta.

Krisnawati, K. (2022). Collaborative governance: Tata kelola tempat pembuangan akhir (TPA) Parit Enam Kota Pangkal Pinang. Journal of Politics and Democracy, 2(1), 24–32.

Laksamana, Rio, Aya Sofia Ardelia, Abd. Mubaraq, Achmad, dan Nurul Laili Ittasyaq. 2025. “Pemberdayaan Santri melalui pengembangan Ekonomi Kreatif: Menuju Kemandirian Produk di Pondok Pesantren Darul Fikri.” Connection: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 5(2):181–91. doi:10.32505/connection.v5i2.11922

Lestari, P., & Handoko, T. (2023). Struktur organisasi dan fenomena role overload dalam pengawasan program pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik, 11(1), 45–59.

Milen, A. (2001). What do we know about capacity building? An overview of existing knowledge and good practice. World Health Organization.

Milstein, B., Wetterhall, S., & the CDC Evaluation Working Group. (2000). Framework for program evaluation in public health. MMWR Recommendations and Reports, 48(RR-11), 1–40.

Muhariani, W. (2022). Strategi program keberlanjutan (sustainability) PT Blue Bird Tbk dalam tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. Jurnal Komunikasi Pemberdayaan, 1(2), 122–130.

Nur, I., Yasni, R., Sopian, S., & Rakhman, M. T. (2025). Analisis program bantuan pemerintah terhadap kemandirian pesantren di Jakarta. Jurnal Education and Development, 13(3), 512–520.

Pemerintah Republik Indonesia. (2019). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Pemerintah Republik Indonesia. (2017). Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Prasetyawan, Yudha, Mokhammad Suef, Taufik Fajar Nugroho, Sutikno Sutikno, Herman Pratikno, Lila Yuwana, Dwa Desa Warnana, Ajeng Wardhani Kusumaningrum, Ivana Rahmaningtyas, Sonia Ratnaduhita Nurani Naifah, Inggrid Handaningtyas, Gelar Wiscahyo, Riyan Afnanda Putra, Beta Fitri Yani, Debby Dea Nabila, dan Ailsa Dahayu Rashida. 2024. “Sinergi Koperasi Pondok Pesantren dalam Membangun Keberlanjutan Ekonomi melalui Kolaborasi Bisnis dan Manajemen Operasional.” Sewagati 8(6):2454–65. doi:10.12962/j26139960.v8i6.2238.

Purna, Z. (2025). Model implementasi kebijakan (penggunaannya dalam penelitian) (0 ed.). ASHA Publishing.

Rahmania, S., Yakin, A. A., & Aisy, E. R. (2020). Optimalisasi Emis dalam proses data base pendidikan diniyah dan pondok pesantren di Kementerian Agama Kabupaten Bangkalan. Jurnal Administrasi Pendidikan Islam, 2(1), 17–31.

Rakhman, M. T. (2025). Optimalisasi kewirausahaan dan kemitraan strategis untuk kemandirian ekonomi pesantren di Indonesia. Jurnal Ilmiah Gema Perencana, 4(2), 1145–1178.

Risyah, V. (2025). Peningkatan sistem akuntabilitas kinerja kemendagri melalui cascading perencanaan: Alternatif kebijakan dan rekomendasi. Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa, 10(1), 60–76.

Scholl, H. J., & Klischewski, R. (2007). E-Government integration and interoperability: Framing the research agenda. International Journal of Public Administration, 30(8–9), 889–920.

Scheirer, Mary Ann, dan James W. Dearing. 2011. “An Agenda for Research on the Sustainability of Public Health Programs.” American Journal of Public Health 101(11):2059–67. doi:10.2105/AJPH.2011.300193.

Syafitri, Ananda Devia Ayu, Kamilatul Ubudiyah, Moh. Azmi Fatoni, dan Machfud Bachtiyar. 2020. “Implementasi Beban Kerja dan Kuantitas Karyawan terhadap Kinerja Karyawan Pendma di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangkalan.” Jurnal Administrasi Pendidikan Islam 2(2):89–107. doi:10.15642/japi.2020.2.2.89-107

Suharto, E. (2017). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial. Refika Aditama.

United Nations Development Programme. (2009). Capacity development: A UNDP primer. UNDP

Universitas Mulawarman, Gafur, A., Abdullah, R., & Adawiyah, R. (2021). Akuntabilitas berbasis amanah pada pondok pesantren. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 12(1).

Yusuf, Ningrum Fauziah, Sinta Ningrum, dan Sawitri Budi Utami. 2018. “KAPASITAS ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN MADRASAH DI INDONESIA ORGANIZATIONAL CAPACITY IN IMPROVING THE QUALITY OF EDUCATION MADRASAH IN INDONESIA.” Responsive 1(1):1. doi:10.24198/responsive.v1i1.19094.

Downloads

Published

08/15/2026

How to Cite

Hanafiyanti, K. Y. (2026). Strategies for Addressing the Functional Competency Gap of Mentors in Post-Business Incubation Assistance for Pesantren. JURNAL ILMIAH GEMA PERENCANA, 5(1), 815–842. https://doi.org/10.61860/jigp.v5i1.412