Integration of Science and Theology: Transformation of Religious Paradigm in National Disaster Mitigation Policy

Authors

DOI:

https://doi.org/10.61860/jigp.v5i1.382

Abstract

The integration of spiritual values and scientific data is crucial in facing the increasing frequency of natural disasters in Indonesia. Thus far, overly technocratic disaster management policies have often failed at the grassroots level due to ignoring the emotional and theological attachment of society to nature. The phenomenon of theological fatalism, where disasters are perceived as an absolute destiny that cannot be intervened, remains a major obstacle to human agency in taking preventive actions. This policy paper aims to formulate a transformation of religious paradigms through an ecotheological approach to eliminate the dichotomy between religious studies and disaster science. The policy methodology employed includes problem identification using the Urgency, Seriousness, and Growth (USG) method to determine handling priorities, alongside root cause analysis using a fishbone diagram. The analysis results indicate that theological fatalism is the most pressing issue, rooted in literal interpretations of texts and the limitations of hermeneutical methodology in traditional educational institutions. Based on scoring using William N. Dunn's criteria, the recommended policy alternatives include a Regulation of the Minister of Religious Affairs on Mainstreaming Ecotheology in the Religious Education Curriculum and the standardization of ecological competence for religious extension officers. The implementation of this policy is expected to reshape anthropocentric views into ecocentric ones, transforming passivity into responsive agency, and uniting reason and faith as the foundation of national resilience.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdillah, Junaidi. 2014. “DEKONSTRUKSI TAFSIR ANTROPOSENTRISME: Telaah Ayat-Ayat Berwawasan Lingkungan.” KALAM 8(1):65. doi:10.24042/klm.v8i1.168.

Agow, Zwingly Zchwarz Niklas, dan Marhaeni Mawuntu. 2026a. “KAJIAN TEOLOGIS-ETIS: SOLIDARITAS EKOLOGIS TERHADAP RELASI IMAN, BUDAYA, DAN ALAM CIPTAAN.” Imitatio Christo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2(1):54–69. doi:10.63536/imitatiochristo.v2i1.68.

Akbar, Muhammad Idnan. 2024. “Ekospiritualisme Al-Qur’an (Studi atas Tanggungjawab Manusia sebagai Khalifah Fî Al-Ardh dalam Penyelamatan Alam).” Blantika: Multidisciplinary Journal 2(5):507–23. doi:10.57096/blantika.v2i5.141.

Al Munir, M. Ied. 2023a. “Corak Paradigma Etika Lingkungan: Antroposentrisme, Biosentrisme dan Ekosentrisme.” JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan 9(1):19. doi:10.24235/jy.v9i1.10000.

Ana Fithrotul Jannah dan Fathurrosyid. 2024. “TEOLOGI BENCANA PERSPEKTIF AL-QUR’AN.” Jurnal Studi Qur’an dan Tafsir 3(1):68–88. doi:10.59005/jsqt.v3i1.538.

Ar Jabbar, Andi Ridha Aulia, dan Sakinah Nadir. 2025a. “Governance Berbasis Spiritualitas: Peran Ajaran Agama dalam Politik Lingkungan Indonesia.” VOX POPULI 8(2):159–78. doi:10.24252/vp.v8i2.61077.

Barizi, Ahmad, dan Sda Defi Yufarika. 2025. “Ekologi dalam Al-Quran dan Hadis: Implikasinya Terhadap Kurikulum Pendidikan Islam.” Al-Madrasah Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah 9(2):1033. doi:10.35931/am.v9i2.4822.

D., Didiharyono. 2021. “Integrasi Keilmuan antara Sains & Teknologi dengan Agama (Suatu Konsepsi dalam Upaya Mengikis Dikotomi Ilmu).”

Harahap, Ahmad Yunus Mokoginta. 2018. “SPRITUALISME DAN PLURALISME AGAMA.” Jurnal As-Salam 2(1):28–36. doi:10.37249/as-salam.v2i1.7.

Humairah, Andi Eliyah, A. Marjuni, Moh. Natsir Mahmud, dan Sukawati Sukawati. 2024a. “Memahami Dikotomi Ilmu Pengetahuan Umum dan Agama Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam.” JUPENJI : Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia 3(3):15–25. doi:10.57218/jupenji.Vol3.Iss3.1165.

Irhamullah, Wahyu Hidayat, dan Herlini Puspika Sari. 2025. “Khilafah Lingkungan: Peran Manusia Sebagai Khalifah dalam Menjaga Bumi.” QAZI : Journal of Islamic Studies 2(2):435–47. doi:10.61104/qz.v2i2.465.

Iskandar, dan Sri Yunanto. 2025a. “Relevansi Peran Pemuka Agama Islam dalam Mitigasi Bencana.” Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 5(1):7. doi:10.53697/iso.v5i1.2357.

Jerniah Nasution, Uci. 2024. “Peran Pendidikan Agama Islam dalam Menghadapi Krisis Lingkungan.” Pedagogik: Jurnal Pendidikan dan Riset 2(3):385–92. doi:10.65311/pedagogik.v2i3.970.

Khalid, Khalisah, dan Hamzah Fansuri. 2025. “Spiritualitas Ekologis: Peran Agama dalam Mengatasi Krisis Iklim.” MAARIF 19(2). doi:10.47651/mrf.v19i2.260.

Kristiyanto, Kristiyanto. 2015. “EKO-PSIKOLOGI KESEIMBANGAN ANTARA SAINS DAN AGAMA DALAM MENCAPAI KEHORMANISAN ANTARA MANUSIA DAN ALAM.” Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman 1(1):1–26. doi:10.24952/multidisipliner.v1i1.283.

Kusuma, Bukhori Brata, dan Muzani Muzani. 2024. “Pendidikan Bencana Dalam Perspektif Islam.” Kamaya: Jurnal Ilmu Agama 7(4):61–74. doi:10.37329/kamaya.v7i4.3749.

Makraja, Fahmi, dan Ramlah Ramlah. 2025. “IMPLEMENTATION OF ENVIRONMENTAL FIQH IN INDONESIA FROM THE PERSPECTIVE OF MAQĀṢID AS-SYARĪ’AH JASSER AUDA.” Hukum Islam 24(2):277. doi:10.24014/hi.v24i2.31378.

Ma’rufah, Hafidhoh. 2025. “Faith-Based Environmentalism: Sahal Mahfudz and the Ecological Transformation of Pesantren.” Jurnal Sosiologi Reflektif 19(2):309–36. doi:10.14421/tt7nkc43.

Mawardi, dan Desy Kurniawati. 2025. “Integrative Review Analisis Kebutuhan Pengembangan Kurikulum IPA Terintegrasi Pendidikan Mitigasi Bencana di Indonesia.” Journal of Global Research Education 2(2):97–110. doi:10.62194/we5cfj47.

Ngahu, Silva S. Thesalonika. 2020. “Mendamaikan Manusia dengan Alam.” Pengarah: Jurnal Teologi Kristen 2(2):77–88. doi:10.36270/pengarah.v2i2.28.

Novanda, Ramazani. 2024a. “Religion and Environment: Transintegration of Science in Realizing Environmental Sustainability.” Journal of Applied Transintegration Paradigm 3(2). doi:10.30631/mp15px68.

Parwanto, Wendi. 2019. “TEOLOGI BENCANA PERSPEKTIF HADIS.” Al-Bukhari : Jurnal Ilmu Hadis 2(1):69–90. doi:10.32505/al-bukhari.v2i1.1132.

Purnomo, Agus. 2018. “PEMBANGUNAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DI SEKITAR GUNUNG API TENTANG RISIKO BENCANA ERUPSI.” Media Komunikasi Geografi 19(1):1. doi:10.23887/mkg.v19i1.13610.

Putri, Dini Eka. 2023. “Kesiapsiagaan Masyarakat Surabaya Terhadap Potensi Bencana Ditinjau Dari Teori Konstruksi Sosial.” Jurnal Dinamika Sosial Budaya 25(1):278–85. doi:10.26623/jdsb.v25i1.4437.

Qurrotul’ain, Diah, dan Achmad Khudori Soleh. 2024. “Krisis Lingkungan (Human-Ekologi) dalam Pandangan Filsafat Mulla Shadra.” Jurnal Pendidikan Indonesia 5(6):250–58. doi:10.59141/japendi.v5i6.2983.

Rachman, Budhy Munawar-Rachman. 2025. “Moralitas Agama dalam Krisis Lingkungan: Membangun Kesadaran Ekologis untuk Masa Depan Berkelanjutan.” MAARIF 19(2). doi:10.47651/mrf.v19i2.261.

Rakuasa, Heinrich, Philia Christi Latue, dan Yamres Pakniany. 2024. “Disaster Mitigation Through Education: A Holistic Approach for Rural Communities.” Jurnal Ulul Albab 28(2):77. doi:10.31764/jua.v28i2.23522.

Ratnasari, Juni, Kama Abdul Hakam, Mupid Hidayat, dan Aceng Kosasih. 2025. “Membangun Karakter Religius dan Peduli Lingkungan di Sekolah Berbasis Pesantren.” Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan 19(1):196. doi:10.35931/aq.v19i1.4309.

Ridwan, Ita Rustiati. 2016. “MENYIKAPI BENCANA SEBAGAI FENOMENA SOSIAL TERINTEGRASI.” Jurnal Geografi Gea 10(1). doi:10.17509/gea.v10i1.1663.

Rifa’i, Moh. 2018. “KAJIAN MASYARAKAT BERAGAMA PERSPEKTIF PENDEKATAN SOSIOLOGIS.” AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM 2(1):23–35. doi:10.33650/al-tanzim.v2i1.246.

Saminan, Nurul Fajri, Andi Suhandi, Ida Kaniawati, Riandi Riandi, Muhammad Khairul, Saminan Saminan, dan Syafrizal Syafrizal. 2023. “Penanaman Sikap Siritual Dalam Peningkatan Literasi Kebencanaan Melalui Fenomena Kebumian dan Antariksa.” Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika 14(2):203–8. doi:10.26877/jp2f.v14i2.16225.

Simatupang, Bona Ventro. 2025a. “Dignitas Manusia dalam Krisis Ekologi Berdasarkan Konsep Imago Dei dan Ekoteologi.” Gorga: Journal of Constructive Theology 2(1):19–33. doi:10.62926/jct.v2i1.108.

Subu, Yan Yusuf. 2018. “Falsafah Hidup Sebagai Ecoliteracy Untuk Membangun Masyarakat Selaras Alam.” Jurnal Masalah Pastoral 6(2):27–39. doi:10.60011/jumpa.v6i2.65.

Suhaimi, Suhaimi, Muhamad Rezi, dan Maman Rahman Hakim. 2023. “AL-MAQÂSHID AL-SYARÎ’AH: Teori dan Implementasi.” Sahaja 2(1):153–70. doi:10.61159/sahaja.v2i1.13.

Suryadilaga, Muhammad Alfatih. 2013. “Pemahaman Hadis Tentang Bencana (Sebuah Kajian Teologis terhadap Hadis-hadis tentang Bencana).” ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin 14(1):83–102. doi:10.14421/esensia.v14i1.751.

Suryandari, Nikmah, dan Qoni’ah Nur Wijayani. 2022. “Mewaspadai Bencana: Perspektif Global tentang Komunikasi Risiko Bencana.” Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial 8(2):162–69. doi:10.23887/jiis.v8i2.47497.

Taufiq Al Ashfahani Qodrifuddin, Jumiati, Kartini, Maya Zulva, Mihratun, Rakyal Aini, Rina Kumala Utami, Siska Febri Cahyani, Uli Aprialis, Baiq Nilam Safitri, Widiami Sayidah, dan Ahmad Raksun. 2022. “Peningkatan Pemahaman Masyarakat terhadap Bahaya dan Dampak Bencana Alam Serta Penanggulangannya.” Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA 5(1):173–77. doi:10.29303/jpmpi.v5i1.1400.

Yuono, Yusup Rogo. 2019. “Melawan Etika Lingkungan Antroposentris Melalui Interpretasi Teologi Penciptaan Sebagai Landasan Bagi Pengelolaan-Pelestarian Lingkungan.” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 2(1):186–206. doi:10.34081/fidei.v2i1.40.

Yusran, Abd. Wahid Haddade, dan Patimah. 2026. “Fikih Lingkungan dan Ekologi Islam.” JIMU:Jurnal Ilmiah Multidisipliner 4(01):393–410. doi:10.70294/jimu.v4i01.1944.

Downloads

Published

06/16/2026

How to Cite

Rosalina, V. (2026). Integration of Science and Theology: Transformation of Religious Paradigm in National Disaster Mitigation Policy. JURNAL ILMIAH GEMA PERENCANA, 5(1), 19–36. https://doi.org/10.61860/jigp.v5i1.382